SCTV Adakan Audisi Hells Kitchen Indonesia

Salah satu peserta audisi Hells Kicthen Indonesia.

Salah satu peserta audisi Hells Kicthen Indonesia.

Surabaya, KabarGress.Com – SCTV, stasiun televisi nasional, akan segera menghadirkan sebuah program tergressnya bertema Hells Kitchen Indonesia. “Ini sebuah reality kompetisi memasak yang penuh dengan tantangan, strategy, dan ketegangan tersendiri yang dihadirkan dalam setiap episodenya. Dan program reality ini sebelumnya telah sukses ditayangkan di Inggris dan telah dibuat dalam beberapa versi di negara lainnya. Bahkan di Amerika Serikat sendiri program ini sudah mencapai 11 season,” ungkap Head Marketing Communications SCTV, Verno Nitiprodjo, kepada awak media di Surabaya, Jumat (6/6/2014).

Menurut Verno, setiap peserta dalam program ini akan berkompetisi sebagai karyawan dari sebuah restoran yang dipimpin seorang chef terkenal yakni Chef Juna Rorimpanday. Mereka akan menjalankan restoran secara profesional lengkap dengan perlengkapannya dan menyajikan hidangan yang sesungguhnya kepada para pelanggan restoran.

“Kehadiran Chef Juna yang dikenal dengan kemampuan memasak dan tangan dinginnya dalam mencetak chef handal, akan menjadi daya tarik tersendiri untuk menjadi tontonan yang ditunggu-tunggu pemirsa,” jelasnya.

Sebelumnya program ini akan menggelar audisi di 4 kota besar di Indonesia. Surabaya (5-6 Juni), Bali (9-10 Juni), Bandung (16-17 Juni) dan Jakarta (23-24 Juni). Di kota Surabaya sendiri acara audisi digelar di Hotel Singgasana. “Peserta yang mengikuti audisi adalah mereka yang telah mendaftar secara online dan mendapat email undangan resmi untuk mengikuti audisi. Setiap peserta audisi akan ditantang untuk membuat sebuah masakan terbaik mereka,” tukas Verno.

Adapun syarat untuk menjadi peserta audisi adalah mereka yang memiliki latar belakang memasak, seperti mahasiswa bidang kuliner, pemilik restoran, pemilik kios makanan atau kantin, dan lain-lain.

“Peserta audisi yang lolos ke babak berikutnya akan dibagi dalam beberapa tim. Dimana setiap tim akan diawasi secara ketat oleh head chef untuk menyelesaikan berbagai tantangan baik secara individu maupun kelompok. Head Chef juga berhak untuk mengeliminasi peserta yang menurutnya tidak layak untuk melanjutkan kompetisi bahkan saat proses memasak belum selesai dilakukan,” imbuhnya. (Ro)

Leave a Reply


*